Sabtu, 29 Juni 2013

TUGAS KEWIRAUSAHAAN (ANALISIS PEDAGANG SUKSES)

TUGAS KEWIRAUSAHAAN
ANALISIS DARI PEDAGANG NASI KUCING
 










NAMA            : ERLYNA SEPTIKAWATI
KELAS           : 2DA01
NPM               : 47211806





KATA PENGAANTAR
Dengan mengucapkan puji dan syukur Alhamdulillah kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan ridho-Nya sehingga penyusun mampu dalam menyelesaikan makalah ini guna memenuhi tugas mandiri mata kuliah Kewirausahaan.Makalah ini membahas tentang proposal pendirian sebuah perusahaan industri kecil meliputi aspek-aspek dalam pendirian usaha serta prospek masa depan yang akandicapai dalam menghadapi persaingan dunia usaha. penyusun mengucapkan terima kasih, terutama kepada Bp. Budiman sebagai dosen kewirausahaan, kepada orang tua dan keluarga serta semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini.Akhirnya penyusun berharap makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan mohon maaf atas kekurangan yang masih terdapat didalamnya, karena penyusun menyadari adanya keterbatasan kemampuan yang dimiliki. Maka dengan senang hati penyusun akan menerima kritik dan saran pembaca guna perbaikan dalam penyusunan makalah selanjutnya.


                                                                                    Depok, 26 Juni 2013

                                                                                           Penyusun








BAB I
PENDAHULUAN

1.1.  Latar Belakang

Wirausahawan merupakan pengusaha yang melaksanakan kombinasi-kombinasi baru dalam teknik dan komersial ke dalam bentuk praktik. Inti dari pengusaha adalah pengenalan dan pelaksanaan kemungkinan-kemungkinan baru dalam bidang perekonomian. Wirausahawan adalah seorang yang menciptakan sebuah bisnis yang berhadapan dengan resiko dan ketidakpastian bertujuan memperoleh profit dan mengalami pertumbuhan dengan cara mengidentifikasi kesempatan dan memanfaatkan sumber daya yang diperlukan. Kita sebagai seorang mahasiswa juga harus mampu dalam  menciptakan lapangan pekerjaan sendiri yaitu dengan berwirausaha. Salah satunya dengan berbisnis membuka usaha warung nasi kucing.
Nasi kucing atau dalam bahasa Jawa dikenal dengan "sego kucing" adalah suatu menu yang cara penyajiannya seperti nasi bungkus yang banyak ditemukan pada warung angkringan. Dinamakan "nasi kucing" karena disajikan dalam porsi yang  sedikit, seperti menu untuk makan untuk kucing. Meskipun demikian nasi kucing menjadi sebuah alternatif konsumsi kebutuhan masyarakat kalangan menengah kebawah. Karena rata - rata harga nasi kucing hanya seribu rupiah (Rp. 1.000). Usaha berjenis pengganjal perut ini memang terkenal paling bandel dalam cara bertahannya melawan kondisi ekonomi baik ekonomi lagi seret. Keistimewaan lain dari usaha ini adalah tidak mengenal adanya kasta, suku, agama dan ras. Semuanya memadu dalam kursi-kursi panjang dengan pelindung terpal kombinasi biru dan oranye.
Biasanya warung ini ada di pinggir-pinggir jalan sehingga untuk menemukannya tidak terlalu susah. Kenapa warung nasi kucing? Karena  semua orang butuh hidup. Untuk hidup diperlukan makan dan minum sehingga warung nasi merupakan peluang usaha dengan pasar yang tidak terbatas serta harga yang relatif murah.  Jadi, bisnis nasi kucing termasuk bisnis yang cukup menjanjikan karena peminatnya cukup banyak dan keuntungan yang didapat juga tidak sedikit.



1.2.  Tujuan Makalah
·         Untuk memahami bagaimana perencanaan bisnis dalam membuka usaha.
·         Agar  pembaca mampu untuk memahami dan mengerti isi dari makalah ini.
·         Untuk  menyelesaikan tugas kewirausahaan yang diberikan oleh dosen

1.3.  Manfaat Makalah
·         Dapat menambah wawasan pembaca tentang materi kewirausahaan mengenai business plan atau perencanaan bisnis.
·         Dapat dijadikan bahan acuan dan inspirasi untuk para pembaca tentang bagaimana membuka atau  memulai suatu bisnis dengan cara membuat perencanaan bisnis atau business plan terlebih dahulu.





BAB II
PERMASALAHAN

            Dalam membuka suatu usaha diperlukan adanya perencanaan terlebih dahulu atau perencanaan binis yang biasanya disebut dengan business plan. Perencanaan merupakan cara untuk penetapan tujuan dan bagaimana cara untuk mencapai tujuan serta perencanaan bisnis dapat mendekati asumsi kebenaran sehingga usaha yang akan kita jalankan dapat berjalan dengan baik karena rencana yang matang. Dengan membuat perencanaan binis, kita sebagai wirausaha dapat berpikir kritis dan objektif. Dengan demikian dalam makalah ini akan dibahas mengenai:
1.      9 Aspek untuk memulai usaha baru!
2.      Analisis keberhasilan mulai dari kebutuhan pokok, hutang, manfaat untuk orang lain & gaya hidup!




  
BAB III
PEMBAHASAN

3.1. 9 Aspek Untuk Memulai Usaha Baru

1.      Peluang Usaha Baru
·         Pemilihan Lokasi
            Dalam menentukan lokasi untuk usaha warung nasi kucing ini adalah di lingkungan dekat rumah. Tempatnya strategis terletak di pinggir jalan raya dan merupakan tempat yang biasanya digunakan anak-anak muda untuk kongkow. Warung nasi kucing ini berupa kios kecil. Untuk masakan, dimasak di rumah kemudian dibawa ke kios dan ada tempat untuk cuci piring.

·         Menentukan Menu Masakan
Menu yang akan disajikan di dalam warung nasi kucing adalah nasi goreng, nasi sambal ikan, nasi telur, nasi teri, nasi ayam goreng, nasi ati, nasi tempe kering, nasi usus, dan untuk menemani menyantap nasi kucing  disediakan juga gorengan seperti mendoan, tahu isi, bakwan, sate usus, sate telur, pangsit, kerupuk . Minuman yang disediakan juga beragam, seperti teh panas/teh anget, es teh, kopi, susu, jeruk panas/jeruk anget, es jeruk, wedhang jahe dan sirup bahkan bisa juga dicampur-campur seperti STMJ (Susu, Telur, Madu, Jahe).

·         Juru Masak
Juru masak bisa dibilang sebagai kunci utama warung. Ciri khas rasa ada di tangan  juru masak dan juru masak tersebut memiliki cita rasa yang tinggi. Dalam hal ini, yang akan menjadi juru masak di warung nasi kucing saya adalah ibu saya sendiri.

·         Supplier Murah
Mencari supplier murah tentu menjadi penting. Dengan supply barang murah akan mampu menekan harga jual atau mendapatkan keuntungan lebih. Bukan membeli barang murah dengan kualitas jelek. Tetapi memilih kualitas bagus dengan harga lebih murah.
Pencarian bisa dilakukan di pasar atau pedagang keliling. Keuntungan pedagang keliling adalah barang diantar ke rumah dan bisa mendapatkan pembayaran tunda. Tetapi fasilitas ini pun bisa didapat di pasar/pedagang grosir untuk jarak yang tidak terlalu jauh.

·         Interior dan Perabot
Dekorasi warung akan memberikan kesan kepada konsumen. Akan didesain konvensional dengan etalase dan meja memanjang juga lesehan. Perlu mencari etalase yaitu gerobak dan terpal kemudian meja, kursi panjang, tikar, dan perabot dapur. Gelas dan sendok memiliki seni tersendiri. Pemilihan yang tepat akan menambah kenyamanan konsumen.

2.      Pembiayaan
Modal untuk membuka warung nasi kucing berasal dari modal sendiri. Berikut peralatan-peralatan yang dibutuhkan:
·         Gerobak angkringan + Terpal + Tikar                               Rp 1.200.000
·         Peralatan                                                                           Rp    500.000
·         Bulanan Hot Spot                                                              Rp    250.000
Biaya Total                                                                              Rp 1.950.000

3.      Pemasaran
Cara memasarkan nasi kucing ini bisa dilakukan dengan spanduk, menyebarkan brosur-brosur atau pun promosi melalui via internet dan situs jejaring sosial, seperti facebook, twitter, dan lainnya untuk mempromosikan secara luas lagi. Tapi dilihat dari letaknya saja sudah strategis, pasti orang penasaran dengan nasi kucing disini apalagi didesign unik dan ada hot spot area.
            Membuka warung nasi kucing dengan dilengkapi area hot spot tentu bisa menjadi faktor penarik bagi konsumen. Sehingga sambil melakukan browsing, pengunjung memesan minuman dan makanan yang harganya sangat terjangkau di warung nasi kucing.

4.      Kepemilikan
Kepemilikan nasi kucing ini awalnya adalah sepasang suami istri yang bernama Pak Rudi dan Ibu Wahida, dengan kerja kerasnya mampu berdiri sendiri dan memasarkan produk miliknya. Jadi hak penguasaan sepenuhnya berada pada suami istri ini.

5.      Sumber Daya Manusia
Pada awalnya sepasang suami istri ini membangun usahanya hanya berdua, tapi karna kegigihannya sekarang mereka mampu memperkerjakan tenaga kerja di warungnya meskipun hanya 3 sampai 5 orang.

6.      Organisasi
Dalam usaha nasi kucing ini belum ada organisasi / wadah kerja sama dengan pemilik warung nasi kucing lainnya atau usaha yang beda.

7.      Kepemimpinan
Keterampilan Pak Rudi mengarahkan SDM  sangat baik, hingga sekarang ia mampu menggaji tenaga kerja yang ia pimpin.

8.      Evaluasi Usaha
Hasil dari menjual nasi kucing hingga saat ini sudah mencapai target. Nasi kucing serta sate-sate yang dijualnya habis setiap hari tanpa sisa.

9.      Pengembangan Usaha
Pak Rudi serta Istrinya berencana meningkatkan kuantitas dan kualitas supaya nasi kucing yang digarapnya minat pembelinya meningkat.


3.2. Analisis Keberhasilan
1.      Kebutuhan Pokok
Dari segi pangan , papan , dan sandang semuanya tercukupi. Pak Rudi berlatar belakang pendidikan STM dan Ibu Wahidah bertamantan SMK jurusan tata boga, maka dari itu ia bisa membangun bisnis nasi kucing. Pak Rudi dan keluarga mempunyai kartu askes. 

2.      Hutang
Pak Rudi mempunyai tempat tinggal sendiri, tidak mengontrak walaupun sederhana tapi cukup untuk keluarganya. Pak rudi juga tidak mempunyai kartu cicilan/kartu kredit.

3.      Manfaat Untuk Orang Lain
·         Adanya timbal balik dari memperjual belikan dagangan kita
·         Memberikan makanan yang sehat terhadap konsumen
·         Konsumen dengan mudah memilih makanan yang di sajikan
·         Harga makanannya cukup murah dan terjangkau


4.      Gaya Hidup
·         Mempunyai jiwa pekerja keras dalam berwirausaha
·         Sederhana dalam kegiatan sehari-hari
·         Memiliki motovasi yang tiggi terhadap usahanya
·         Tidak pantang menyerah ketika menghadapi kegagalan


BAB IV
PENUTUP

4.1. Kesimpulan
            Perencanaan merupakan cara untuk penetapan tujuan sedangkan Perencanaan bisnis merupakan dokumen tertulis yang menerangkan tentang bisnis yang akan dijalankan. Dalam menjalankan suatu usaha sebelumnya diperlukan adanya perencanaan bisnis dan membaca peluang usaha terlebih dahulu sehingga usaha atau bisnis yang akan dijalankan dapat berjalan dengan baik sesuai dengan rencana.

4.2. Saran
            Warung nasi kucing memiliki potensi pasar yang tidak terbatas. Membuat warung juga tidaklah serumit yang kita bayangkan. Meski pun ada resiko, tentu resiko itu bisa dimanage dan bisa diminimalkan. Ditingkatkan lagi penjualannya sehingga  bisa membuka warung nasi kucing ditempat lainnya.



SUMBER : Tinjauan langsung terhadap usaha Nasi Kucing yang dikelola oleh Pak Rudi.

TUGAS KEWIRAUSAHAAN (13 PERTANYAAN SUKSES WIRAUSAHA)

13 PERTANYAAN TENTANG RUDY HADISWARNO

1.      Kapan dia mulai usaha ? Dimana ? Dan apakah dengan usaha yang sama ?
Rudy Hardiswarno memulai belajar rambut di Jakarta pada 1967. Selepas SMA sambil menunggu waktu kuliah. Ia pakai waktu kosong itu untuk belajar rambut. Ia menyadari kondisi ekonomi yang cukup menyulitkan setelah Gestapu itu sehingga untuk biaya kuliah ia harus cari tambahan karena orang tua nggak mampu membayar penuh.
Orang tua memutuskan pindah ke Jakarta pada 1963 untuk melanjutkan pendidikan anak-anak berhubung di Pekalongan saat itu tidak ada SMA. Namun yang namanya baru pindah ke kota besar ditambah lagi ada Gestapu pada 1965, usaha orang tua mengalami kesulitan. Itulah sebabnya saya harus mencari pekerjaan.
Kenapa rambut? Karena usaha itu sudah pernah dijalankan orang tua saya sejak dari Pekalongan. Namun ibu nggak buka salon di Jakarta waktu itu karena kondisi tidak memungkinkan. Oleh karena itu, saya kemudian belajar salon pada 1967 dan pada 1968 saya mulai buka salon di rumah.
2.      Apakah dia mengembangkan usahanya sebagai usaha mandiri ?
Bisa dikatakan iya bisa dikatakan tidak, Karena kenapa ? Orang tua Rudy pernah menjalani tata rambut itu dan membuka salon, Lalu Rudy terinspirasi oleh orang tuanya dan akhirnya dia membuka salon sendiri. Rudy mulai dari membuka salon di rumahnya sendiri pada 1968 dengan satu meja dan satu kursi. Waktu itu belum pakai merek karena letaknya di gang buntu. Semua bermula dari ruang tamu orang tua dan menggunakan meja rias orang tua. Untuk mencuci rambut masih memakai kaleng di depan kamar mandi. Jadi dimulai dengan sangat sederhana.
Setelah berunding dengan keluarga, jadi diputuskan agar Rudy berhenti kuliah dulu, kemudian berkonsentrasi ke usaha salon. Itu terjadi pada 1971. Pada tahun itu, saya sudah bisa menabung dan saya memutuskan untuk berangkat ke Eropa untuk belajar di London dan Prancis 6 bulan lamanya.
3.      Sumber modal awal dari usahanya adalah ? Menggunakan dana sendiri atau dana dari luar ? Jika memakai dana, berapa jumlahnya ?
Dulu ketika masih tahun 1968 Rudy tidak mengeluarkan modal, karna dia memakai alat – alat salon milik orang tuanya. Setelah pulang dari luar negri, belakangan Rudy membuka cabang kedua di Hotel Mandarin. Itu sekitar 1980-an. Di situ Rudy mulai berkenalan dengan bank karena waktu itu buka cabang lagi. Rudy meminjam dana dari bank. Pinjaman pertama tidak banyak, waktu itu Rp100 juta. Pinjaman pertama dari BCA untuk buka dua salon. Waktu itu, Rudy hanya punya satu brand, yakni Rudy Hadisuwarno. Rudy pakai brand itu seiring dengan perubahan segmen.


4.      Dimana dia pada saat awal memasarkan produknya ?
Pertama kali berwirausaha dia menggunakan jasanya dengan membuka salon. Lalu setelah pulang dari pendidikan diluar saalon, ia menciptakan berbagai Hair Tonic, Hair Growth  dan Vitamin rambut yang bagus. Produk itu dipasarkan didalam salonnya sendiri, dari mulut ke mulut dan ia juga mencoba menawarkan ke kalangan atas.
5.      Apakah dengan produk yang sama ?
Rudy tidak hanya dikenal sebagai penata rambut profesional, tetapi juga sebagai pengajar sekaligus pengelola jaringan lembaga pendidikan tata rambut dan wajah serta training center yang tersebar di seluruh Indonesia, bridal, spa dan merk produk kosmetika rambut.  Berkat kerja keras, kegigihan dan keinginannya untuk terus berkembang, Rudy Hadisuwarno memperoleh reputasi sebagai salah satu maestro di dunia tata rambut, tidak hanya dalam skala nasional tetapi juga internaional. Bahkan sejak tahun 1998 hingga kini, namanya tercatat dalam buku : “Who’s Who in the World” sebagai salah satu dari sekian nama orang-orang yang terkemuka dan berhasil di bidangnya masing-masing.
6.      Siapa pemilik perusahaan itu pada saat awal & sekarang ?
Pemilik usaha nya dari awal hingga kini tetap Rudy Hardiswarno.
7.      Apa bentuk kepemilikannya ? (Jadi PT atau warung)
Rudy Hardiswarno kini telah menjadi PT. Karena semakin banyaknya orang yang ia didik dan ia rekrut, dan semakin banyaknya juga cabang yang telah ia buka kurang lebih sekitar 130 cabang.

8.      Berapa tenaga kerja yang diperkerjakan pada saat awal & saat ini ?
Pada saat awal buka salon di Jakarta lalu tidak merekrut tenaga kerja, hanya perlu mengandalkan tenaga/ jasa sendiri. Tetapi kini tenaga kerja yang ia pekerjakan sudah tidak terhingga banyaknya.
9.      Apakah ada system manajemen tertentu yang diterapkan pada saat sekarang ?
Pada system manajemen ini, Rudy salon menawarkan dengan cara waralaba yang menjanjikan return 25% lebih tinggi dibanding investasi di portofolio lain. Dalam hal ini, dijanjikan, pemilik modal tinggal menerima revenue sharing, sementara untuk kegiatan operasional harian, pihak pemberi franchise yang turun tangan.
 Rudy Hadisuwarno sendiri sebelumnya telah memiliki tiga merek salon yakni Salon Rudy, Salon Brown dan Salon Hadisuwarno (eksklusif). Salon Rudy (20 gerai) dan Salon Brown (15 gerai) mengambil segmen menengah-atas. Lokasi pun disesuaikan dengan target pasar yang dituju yakni di mal-mal seperti Mal Cinere, Plaza Blok M, ITC Mangga Dua, Mal Artha Gading, Mal Cirebon, Supermal Pakuwon Indah.

10.  Apakah ada orang yang ditunjuk sebagai ketua atau coordinator dalam usaha tersebut ? Bagaimana cara penunjukaan coordinator tersebut ?
Tidak ada pemilihan ketua & koordinasi dalam usaha tersebut, Organisasinya terbentuk dengan sendirinya.
11.  Apakah ada prestasi yang dicapai saat usaha tersebut ?
  • Anggota Intercoiffure Mondial, sebuah perhimpunan para ahli penata rambut dunia yang berpusat di Paris–Perancis (1977-sekarang)
  • Penghargaan sebagai Pengembang Bidang Profesi dari Menteri Pendidikan & Kebudayaan, Dr. Daoed Joesoef (1979)
  • Menerima “Medaille de Chevalier de la Chevalerie Intercoiffure Mondial” sebuah penghargaan dan penghormatan, atas segala prestasinya dalam dunia tata rambut pada "Intercoiffure World Congress" dari ICD Mondial, di New York, Amerika Serikat (1980)
  • President of Intercoiffure Mondial Indonesia (1981-sekarang)
  • Salah satu dari sembilan pendiri “Guillaume Foundation” yang antara lain memiliki dan mengelola museum tata rambut pertama dunia yang berlokasi di Paris. Dimana lembaga tersebut memiliki program untuk mengentaskan kemiskinan dengan memberikan pelatihan di bidang tata rias rambut kepada anak-anak tidak mampu di seluruh dunia. Serta menyelenggarakan program untuk memberikan kesempatan bagi para hairdresser muda agar memiliki pengalaman internasional (1982)
  • Penghargaan dari pemerintah melalui Menteri Pendidikan & Kebudayaan, Prof. Dr. Nugroho Notosusanto (1984)
  • Penghargaan Satya Lencana Pembangunan dari Presiden Republik Indonesia, Soeharto (1984)
  • Vice chairman Persatuan Ahli Tata Kecantikan Kulit dan Rambut Indonesia, “Tiara Kusuma” (1992-sekarang)
  • Menerima World Master of The Craft Award dari A&FG World Master Academy of Fashion Arts & Sciences di fashion institute technology theater di kota New York (1997)
  • Nama Rudy Hadisuwarno tercatat dalam buku “Who’s who in The World” yang diterbitkan di Amerika sebagai salah satu dari sekian nama orang-orang terkemuka dan berhasil di bidangnya dalam skala internasional (1998-sekarang)
  • Penghargaan "Personality of The Year" dari Intercoifure Mondial Paris (2002)
  • Penghargaan the OFFICER Award of the Ordre de la Chevalerie pada kongress ICD di tokyo, ini merupakan penghargaan yang istimewa dari Intercoifurre Mondial (2004)
  • Presiden OMC (Organisation Mondialle Coiffure) mewakili Indonesia (2005-2008)
  • penghargaan “Competency Award 2008” dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) dari Wakil Presiden Republik Indonesia, Moch. Yusuf Kalla (2008)

Karya

  • Autobiografi Rudy Hadisuwarno, Rambut dan Bisnis Gaya Hidup yang mengisahkan perjalanan karier Sang Maestro (Desember 1997)
  • Gaya Rambut Anak (2004)
  • Cara Mencegah Kebotakan: Kiat Memiliki Rambut Bagus (2006)
  • Book of Style sebagai buku koleksi tren tata rambut secara regular setiap tahunnya sejak 2002 hingga sekarang

12.  Menurut anda, Apakah usaha itu sukses ? Gunakan 7 aspek kelayakan usaha!
Menurut saya usaha ini sudah sukses, karena sudah memenuhi aspek kelayakan.
·         Aspek hukum
v  Kelengkapan dan keabsahan dokumen perusahaan (bentuk badan usaha, ijin-ijin)
v  TDP (Tanda Daftar Perusahaan)
v  NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)
v  Bukti diri (KTP; SIM)
·         Aspek pasar dan pemasaran
v  Ada tidaknya pasar (konsumen, calon pembeli)
v  Strategi yang dilakukan dalam memenangkan persaingan
v  strategi produk
v  strategi lokasi
v  strategi promosi
·         Aspek keuangan
v  Jumlah investasi
v  Biaya-biaya
v  Pendapatan
·         Aspek teknis/operasi
v  Lokasi usaha
v  Layout gedung, mesin, peralatan sudah memadai
·         Aspek manajemen/organisasi
v  Pemilik usaha (jumlah dan komposisi modal)
v  Pengelola usaha (jumlah, kualifikasi, pendidikan, pengalaman)
v  Struktur organisasi dan jabatan
v  Rencana kerja (target, sasaran, tujuan)
·         Aspek ekonomi social
v  Seberapa besar pengaruh yang ditimbulkan dalam melaksanakan usaha terhadap ekonomi dan masyarakat
·         Aspek dampak lingkungan
v  Terhadap tanah, air, udara, dan kesehatan  manusia

13.  Menurut anda, Dia akan bertahan lama & berkembang ? Jelaskan alasannya!
Menurut saya akan berjalan lama & bisa berkembang dengan bagus. Selain dia mempunyai ahli yang sangat bagus, Produk-produknya juga sudah terkenal sampai kekalangan artis papan atas.